Pelaksanaan Rapat Kerja Teknis Ajudan Jenderal TA 2018

Rapat Kerja Teknis  (Rakernis) Ajudan Jenderal TA  2018 telah dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa, tanggal 19 dan 20 Pebruari  2018 bertempat di Gedung R. Soedarsono Gondodipura Maditajenad Jl. Bangka no 6 Bandung.

 

Dalam Pelaksanaan kegiatan Rakernis Ajen ini dihadiri oleh Irditajenad, Sesdit, Para Kasubdit, Pamen Ahli, Perwira Staf Khusus, Danpusdikajen Kodiklatad, dan seluruh Kaajen Kotama dan Balakpus serta peninjau Paban VI/PNS Spersad.  Rakernis diawali dengan sambutan Dirajenad dilanjutkan pernyataan pembukaan, dalam sambutannya pada pembukaan Rakernis TA 2018 ini, Dirajenad Brigjen TNI Erry Herman, M.P.A. menyampaikan arahan dan pokok-pokok pikiran beliau tentang pelaksanaan Rakernis tahun ini yaitu Rakernis merupakan  sarana terbaik penyampaian evaluasi program kerja TA 2017 dan penyampaian rencana kerja Ajudan Jenderal Angkatan Darat TA 2018.

 

Tantangan tugas ke depan akan lebih mengedepankan teknologi berbasis digital, yang memberikan manfaat besar dalam memberikan pelayanan dengan mudah, cepat, efisien, dengan didukung oleh sistem dan infrastruktur teknologi komunikasi dan logistik yang semakin inovatif dan kreatif dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik.  Penekanan yang Dirajenad sampaikan dalam Rakernis Ajen TA 2018 ini ada beberapa point :

 

Pertama : Personel Ajudan Jenderal harus memiliki integritas dan profesionalitas yang tinggi yang mengedepankan kejujuran dan komitmen untuk menjaga kode etik korps. Semua warga ajudan jenderal wajib untuk menjaga nama baik korps ajudan jenderal, menjaga intergritas individu maupun korps.

 

Kedua  :   Warga Ajudan Jenderal harus bekerja lebih keras, bekerja tidak dengan cara-cara biasa, lebih kreatif, imajinatif, dan inovatif.

 

Ketiga :   Ajudan jenderal menjadikan ”teknologi bukan lagi sekedar menjadi pendukung, tetapi sudah menjadi yang utama” dan dimulai saat ini.

 

Keempat : Tingkatkan kerja sama dengan menjalin komunikasi, koordinasi, dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas-tugas Ajudan Jenderal di lapangan.

 

Selesai sambutan Dirajenad, acara selanjutnya paparan dari Wadirajenad yang menyampaikan Evaluasi program kerja TA 2017, dilanjutkan paparan dari Irdit, dan para Kasubdit tentang permasalahan yang menonjol dari tiap tiap Subdit.   Selain itu, pada hari pertama Rakernis ini juga dilaksanakan diskusi kelompok yang terbagi dalam tiga Sindikat.   Diskusi yang dilaksanakan oleh para peserta ini mengangkat tema dan pokok pikiran yang berbeda-beda tiap sindikat.  Sindikat I membahas tentang Konsepsi Peran Fungsi Ajudan Jenderal dalam mendukung Interoperabilitas TNI AD dalam Operasi Tempur (Study Kasus dalam Operasi Serangan).

 

Sindikat II tentang Konsepsi Peran Ajudan Jenderal Bidang Tenaga Pengganti dan Administrasi Ruskamsah dalam Operasi Tempur (Studi Kasus Operasi Serangan).   Sindikat III  tentang Sistem Informasi Dosir Elektronik guna mendukung Pembinaan karier personel TNI AD.

 

Selesai acara diskusi kelompok, dilanjutkan dengan diskusi gabungan oleh seluruh peserta Rakernis.   Diskusi yang dilaksanakan hingga pukul 18.00 menghasilkan pokok-pokok bahasan sebagai berikut :

  1. Sistem Informasi Dosir elektronik, kedepan harus ada Grand design sehingga terarah apa yang menjadi tujuan dari sistem informasi, Dosel yang selama ini dianggap hanya sebatas menyajikan informasi terbatas pada data awal prajurit, maka apa yang menjadi mimpi mimpi kedepan akan terwujud jika data dalam Dosel dapat terintegrasi dengan data kesehatan,  jasmani, psikologi, Tallen scoting, sosiometri sebagai pendukung untuk melengkapi informasi dan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan pimpinan tertinggi TNI.
  2. Peran Ajen pada pelaksanaan OMP masih belum terintegrasi dengan baik sebagai Interoperabilitas TNI AD. Disini keterlibatan fungsi Ajen masih minim. Dalam hal ini peran Ajen berkedudukan di daerah belakang yang melayani Harkuat Pers, Membantu caraka dan Posmil dan melaksanakan Ruskamsah.

Kondisi yang diharapkan dengan terbangunnya interoperabilitas peran Ajen dalam OMP : Integrasi, Sinergitas, Pelayanan Maksimal, dan Efektif sehingga prajurit Ajen menjadi professional dalam pelaksanaan OMP.

  1. Konsepsi Peran Ajen Bidang Gati dan Ruskamsah dalam mendukung OMP. Peran Ajen dalam bidang Gati adalah sebagai pelaksana utama Gati yaitu menerima, menampung, dan merawat Gati, menyalurkan dan mengendalikan kegiatan Gati serta menyelesaikan administrasi personel Gati.  Sedangkan di bidang Ruskamsah, Ajen menjalankan perannya dibidang pengurusan jenazah, pemakaman, pencatatan makam, dan pencatatan harta peninggalan.
  2. Peran dan keberadaan Ajen ke depan harus lebih jelas sesuai dengan fungsi bidang Keajenan. Hal ini akan mendapatkan pengakuan dan diberikan kepercayaan pimpinan dalam tugas OMP apabila personel yang mengawakinya menguasai bidang tugas secara profesional.

 

Kegiatan Rakernis hari ke dua diawali dengan paparan tentang Aplikasi SIAP Dosir elektronik oleh Letkol Caj Drs. Rahman, dilanjutkan dengan penjelasan secara teknis tentang Sistem Informasi Aplikasi Personel (SIAP) Dosir Elektronik, dari  PT. Xirxa yang disampaikan oleh bapak Abi Huroyroh, S.Kom. Selanjutnya para peserta Rakernis terutama para Kaajen Kotam/Balakpus  meninjau ke ruang yang telah terpasang aplikasi SIAP yaitu ruangan Subditbinminperspra dan Subditbinmindiasahpra serta ruang Server.

 

Hal ini dilaksanakan sebagai gambaran dalam Aplikasi SIAP dalam data pendukung dalam proses pengacaraan personel ( Kenaikan Pangkat, Pemindahan Jabatan, Tahor, Pemisahan/Pensiun).    Setelah acara peninjauan dilanjutkan dengan tanya jawab dan pembulatan oleh Dirajenad, dilanjutkan sosialisasi Mars Babinsa kepada para Kaajen yang diciptakan oleh Pelda (Purn) A. Prabowo dengan Arrasement oleh Subditbinsikhib Ditajenad dan diakhiri dengan penutupan pada pukul 11.45 Wib.

Pada pukul 14.00 peserta Rakernis melaksnakan kegiatan olahraga bersama yaitu tennis lapangan dan bola Voli. Malam harinya dilaksanakan acara Temu Akrab. Tampil dengan lagu-lagu indahnya, Kartika Orkestra bermain menghibur para tamu undangan.  Rangkaian kegiatan rakernis berakhir dengan membawa kesan dan kebersamaan yang baik dan tentu saja  bahan dan materi-materi bahasan yang menjadi rancangan Program Kerja TA. 2018 bagi tiap-tiap Ka Ajen dalam pelaksanaan tugasnya.   Jayalah Ajudan Jenderal Angkatan Darat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait